Kerja Sama Institut Asyifa Indonesia dengan Pemerintah Kota Cirebon

Dipublikasikan pada: 16 July 2026

Kerja Sama Institut Asyifa Indonesia dengan Pemerintah Kota Cirebon

CIREBON — Institut Asyifa Indonesia (iasi) kembali memperluas jejaring kemitraannya dengan secara resmi menjalin kerja sama strategis bersama Pemerintah Kota Cirebon. Penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat sektor kesehatan, pendidikan tinggi, serta pengabdian masyarakat di wilayah Kota Cirebon.

Kolaborasi ini mengintegrasikan peran akademisi dan pemerintah daerah melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi guna menjawab berbagai tantangan kesehatan masyarakat serta mendukung program pembangunan daerah.

Fokus Utama Kerja Sama Strategis

Melalui kemitraan ini, iasi dan Pemerintah Kota Cirebon menyepakati sejumlah fokus kegiatan utama, di antaranya:

Praktik Lapangan & Pengembangan SDM: Penyediaan sarana magang, praktik klinik, dan alokasi pembelajaran bagi mahasiswa iasi di fasilitas pelayanan kesehatan Pemkot Cirebon, seperti RSUD dan Puskesmas setempat.

Pencegahan Masalah Kesehatan Prioritas: Pelaksanaan program pengabdian masyarakat terintegrasi yang berfokus pada isu-isu krusial seperti penanganan stunting, kesehatan ibu dan anak, serta peningkatan edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Riset & Inovasi Berbasis Data: Penelitian bersama (joint research) antara dosen, mahasiswa, dan dinas terkait guna menghasilkan rekomendasi kebijakan publik berbasis bukti ilmiah (evidence-based policy).

Sinergi Program Kesehatan Digital: Pelibatan perguruan tinggi dalam mendukung inovasi serta efisiensi tata kelola layanan kesehatan berbasis teknologi di Kota Cirebon.

Komitmen Rektor iasi dan Pemkot Cirebon

Rektor Institut Asyifa Indonesia (iasi), Dr. H. Mahmudin, S.H., S.K.M., M.Kes., CPM., menyampaikan bahwa kerja sama dengan Pemerintah Kota Cirebon merupakan langkah penting untuk memastikan karya akademik dan riset kampus terasa manfaatnya secara nyata oleh warga.

"iasi berkomitmen tidak hanya mencetak tenaga kesehatan dan sarjana yang unggul serta profesional secara teori, tetapi juga tanggap terhadap kebutuhan lapangan. Kemitraan dengan Pemkot Cirebon membuka ruang luas bagi mahasiswa dan dosen kami untuk berkontribusi langsung dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat," tegas Dr. H. Mahmudin, S.H., S.K.M., M.Kes., CPM.

Pihak Pemerintah Kota Cirebon turut memberikan apresiasi atas inisiatif dan kolaborasi yang terjalin. Sinergi ini dinilai menjadi amunisi tambahan bagi pemerintah daerah dalam mengoptimalkan kualitas layanan publik di bidang kesehatan.

"Pembangunan di sektor kesehatan tidak bisa berjalan sendiri tanpa keterlibatan akademisi. Kolaborasi bersama Institut Asyifa Indonesia ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian target-target pembangunan kesehatan serta memberikan solusi konkret bagi masyarakat Kota Cirebon," ungkap perwakilan Pemkot Cirebon.

Langkah Konkret ke Depan

Sebagai tindak lanjut dari nota kesepahaman ini, iasi dan Pemkot Cirebon akan merumuskan Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis bersama dinas-dinas terkait. Sinergi ini diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan serta menjadi acuan kolaborasi pentahelix yang solid di Wilayah III Cirebon.


Kembali ke Beranda